Cara Menggunakan Linkedin dan Sukses Karir Bersamanya

Siapa yang tidak kenal dengan sosial medial yang satu ini? berada di urutan pertama untuk pencari kerja. Platform ini terkelola secara profesional dan sering kali digunakan untuk fresh graduate untuk mencapai perusahaan besar yang diinginkan. Tepat, inilah linkedin serta kecanggihan yang ada padanya. Jika dilihat lebih lanjut sosial media tersebut juga menjadi jalan untuk perusahaan melihat potensi yang Anda miliki.

Pasalnya, di sini Anda bisa tersambung dengan para HRD perusahaan ternama. Sehingga kesempatan mereka melihat potensi lebih besar. Hal yang sama juga diberikan untuk perusahaan IT raksasa dunia. Tepat, cakupan Linkedin tidak hanya dalam negeri juga mancanegara. Menurut beberapa sumber perusahaan besar seperti Amazon, Microsoft, serta Google juga menggunakannya sebagai teropong memilih SDM terbaik.

Tidak heran jika sekarang penggunanya terus mengalami kenaikan. Cara menggunakan Linkedin sendiri tidak terlalu sulit. Anda hanya perlu mengisi semua kolom sesuai keperluan. Selain itu, harus pastikan koneksi pada HRD perusahaan berada pada jumlah besar. Semakin banyak maka kian besar peluang mendapatkan karir yang diinginkan. Meskipun Linkedin bukan satu-satunya jalan sukses pada dunia kerja.

Namun, efek dari positif itu tidak bisa terbantahkan. Dewasa ini melamar pekerjaan tidak perlu membuat surat lamaran manual. Kecanggihan teknologi sudah membuat proses menjadi lebih mudah. Tidak hanya untuk pelamar pekerjaan. Tetapi, berdampak juga pada perusahaan yang membutuhkan tenaga profesional.

Di sini Anda harus mengisi informasi mengenai diri sendiri. Tidak perlu menceritakan semuanya. Poin penting sekiranya menjadi penunjang skill. Aspek itulah yang harus Anda tonjolkan. Beberapa sumber mengatakan bahwa Perusahaan Google tidak pernah tertarik dengan lamaran kerja yang terlalu panjang. Mereka lebih tertarik dengan pelamar kerja yang pada to the point. Berbeda lain ketika sudah masuk tahap wawancara.

Dimana Anda harus sebaik mungkin menceritakan semua pengalaman yang dimiliki. Nha, bagaimana cara menggunakan Linkedin secara tepat? langsung saja di bawah detail penting yang harus Anda perhatikan:

  1. Header

Sama seperti format lain “harder” digunakan untuk menarik perhatian. Buatlah judul sebaik mungkin. Meskipun begitu tetap pada konsep be your self. Sedangkan untuk aturan foto profil usahakan jangan terlalu formal. Anda harus terkesan rapi juga tidak kaku. Pilih foto yang memperlihatkan visual Anda secara jelas. Hal ini untuk mempermudah perusahaan dalam melakukan analisis.

  • Headline

Selanjutnya penuhi headline dengan aktivitas yang masih dikerjakan. Jika perlu ceritakan juga sedikit mengenai proyek apa saja yang pernah terselesaikan oleh Anda. Jangan lupa untuk mengisi alamat domisili. Kondisi tersebut sebagai bentuk dari pertimbangan perusahaan dalam penerimaan. Jangan khawatir, karena banyak yang sudah membuktikan keberhasilannya dengan Linkedin. Bahkan ada pula yang diterima kerja di kantor pusat Google yang bermarkas di California.

  • Summary

Bagian ini mengharuskan Anda untuk menceritakan mengenai diri sendiri. Masih sama tidak perlu berlebihan dan tetap pada konsep penonjolan skill. Bagaimanapun Linkedin bukan platform curhat.

  • Exprience

Berikutnya penuhi bagian dengan pengalaman yang telah Anda lalui. Bisa diisi bagaimana Anda menyelesaikan proyek pertama. Selain itu, pengalaman lain yang berkaitan dengan dunia kerja. Ingat, perusahaan besar lebih tertarik pada exprience dari pada nilai ijazah.

  • Education

Pendidikan termasuk poin yang juga penting. Sehingga catat semua periode pendidikan dengan jelas. Setelah itu, Anda akan bertemu dengan kolom skill. Isilah dengan kemampuan yang dikuasai. Aspek tersebut yang nantinya akan menunjang Anda untuk diterima.