6 Aspek Kelayakan Investasi

Aspek kelayakan investasi merupakan perencanaan dengan mempertimbangkan beberapa faktor atau aspek yang menunjukkan keuntungan dari adanya investasi. Hal ini bertujuan untuk menentukan layak dan tidaknya suatu investasi. Hal yang mendasari dalam memilih investasi terbaik.

 

Bahkan studi kelayakan investasi juga harus melalui beberapa aspek yang berkaitan dengan kelayakan investasi tersebut. Sehingga tidak hanya fokus dari kelayakan finansial saja, namun aspek lainnya sangat penting untuk dilakukan evaluasi. Karena tujuan utama investasi adalah mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya.

 

6 Aspek Kelayakan Investasi yang Harus Diperhatikan

Studi kelayakan investasi yakni melakukan tindakan untuk mengetahui prospek dari proyek investasi sebagai dasar mengambil keputusan diterima atau tidaknya investasi tersebut.  Beberapa aspek yang harus anda perhatikan yakni:

 

1. Aspek Finansial (Keuangan)

Aspek ini merupakan salah satu aspek yang paling penting dan utama karena menjadi kunci studi kelayakan. Selain itu, ini juga beguna untuk menelusuri layak tidaknya perusahaan untuk menerima. Apabila hasilnya tidak layak, tentu proyek akan ditolak. Pasalnya, kedepannya tidak akan memberikan manfaat finansial atau manfaat ekonomi.

 

2. Aspek Teknis Maupun Produksi

Aspek lainnya yang tidak kalah penting yakni analisis investasi. Jika usulan investasi dari sisi teknis sudah terlihat tidak layak, maka usulan tersebut masuk dalam deretan yang ditolak.

 

Umumnya bersifat rahasia karena berkaitan dengan kualitas maupun resep. Umumnya berhubungan dengan kapasitas proyek, analisis biaya produksi, desain produk, bahan, bentuk bangunan, dan lokasi.

 

Selain itu, besar kapasitas mesin yang harus ada dalam sebuah industri, permodalan atau kemampuan pasokannya, pemilihan lokasi, desain teknis maupun fungsionalnya, arus pengerjaan, serta studi AMDAL. Hal tersebut termasuk aspek kelayakan investasi yang harus anda cermati.

 

3. Aspek Sosial 

Aspek sosial ini berhubungan erat dengan perindustrian pelayanan yang merata dan adil sehingga mampu memberikan manfaat bagi masyarakat. Selain itu, berhubungan dengan aspek legal maupun lingkungan.

 

Pengaruh terhadap perekonomian tersebut dapat anda ketahui dari sisi regional, lokal, dan nasional. Pengaruh terhadap penerimaan negara PPN, PPh, pajak impor maupun ekspor, pajak daerah, dan retribusi daerah.

 

4. Aspek Hukum

Aspek hukum dalam hal ini merupakan hal yang sangat penting dalam mengambil keputusan. Tentu saja studi bertujuan untuk merealisasi berbagai hal yang berkaitan dengan hukum. Hal tersebut berupa legalitas, kesepakatan, hubungan industrial, perizinan, status perusahaan, desain hak dan kewajiban, pemegang saham, karyawan, dan manajemen.

 

5. Aspek Organisasi

Hal ini berhubungan dengan perkembangan usaha yang anda jalankan. Seperti perumusan organisasi, tugas, tata kerja, perumusan organisasi, uraian tugas, hak, dan kewajiban.

 

6. Aspek Pemasaran

Penerapannya bisa anda lakukan dengan meneliti potensi penerimaan arus kas selama usia proyek. Studi tersebut juga menunjukkan intensitas persaingan, informasi kebutuhan, dan pendapatan rata-rata. Hal ini untuk mengetahui seberapa jauh leading usaha dalam menguasai pasar dan konsumen.

 

Beberapa aspek kelayakan investasi tersebut harus anda perhatikan secara detail sehingga pengambilan keputusan dapat berjalan secara tepat.