Tipe Jamur serta Khasiat Terbaiknya di Dapur

Tipe Jamur serta Khasiat Terbaiknya di Dapur – Terdapat begitu banyak tipe jamur serta banyak metode buat memasaknya. Kami di mari buat membicarakan yang sangat terkenal. Sebagian di antara lain merupakan spesies liar, namun sebagian besar di antara lain merupakan jamur budidaya. Tetapi seluruhnya luar biasa lezat serta aku hendak berikan ketahui Kamu khasiat terbaiknya di dapur.

Bila aku hendak menulis novel kanak- kanak, aku pikir kepribadian aku merupakan jamur. Mereka mempunyai karakter, mereka tiba dalam bermacam wujud, mereka sangat imut serta aku merasa terikat dengan sebagian dari mereka. Supaya aku jelaskan. Seluruhnya dimulai- tentu saja!- di masa kecil aku, kala aku biasa berjalan- jalan di lapangan di balik rumah aku sehabis hujan. Sebagian harta karun yang aku temukan dikala itu merupakan jamur serta telur liar. Bahagia sekali dapat kembali dengan atasan terlipat semacam tas, penuh chanterelle ataupun jamur liar yang lain, semacam jamur cincin peri ataupun jamur madu. Kadang- kadang aku sangat beruntung kalau aku apalagi menciptakan morel liar, salah satu jamur liar yang sangat di idamkan di dunia! Ini apalagi dapat jadi dini dari novel cerita jamur aku.

Walaupun Kamu tidak mempunyai tempat sendiri buat memetik jamur liar, Kamu bisa menikmati banyak di antara lain, sebab jamur dibudidayakan di paling tidak 60 negeri. Cina, Italia, Amerika Serikat, Belanda, serta Polandia merupakan 5 produsen paling atas.

Jamur kaya serat serta vit. Mereka sangat serbaguna serta ialah sumber protein yang baik buat vegetarian. Dengan banyaknya tipe jamur, resepnya tidak terdapat habisnya. Berikut 10 jamur sangat universal serta sebagian karakteristik khasnya.

tipe jamur yang sangat umum

1. Jamur kancing putih

Pula diketahui selaku: jamur kaleng, jamur budidaya, jamur kancing, jamur meja, serta jamur champignon. Agaricus bisporus merupakan jamur yang bisa dimakan yang mempunyai 2 kondisi warna dikala belum matang- putih serta coklat- keduanya mempunyai nama yang berbeda. Dikala berusia, itu diketahui selaku jamur portobello.

Jamur kancing putih merupakan varietas yang belum matang serta bercorak putih. Ini merupakan jamur yang sangat universal serta rasanya sangat lembut dari seluruh tipe jamur.

90 persen jamur yang kita makan tercantum tipe ini. Rasanya ringan, serta itu buatnya lebih serbaguna. Ini dapat dimakan mentah ataupun dimasak serta bekerja dengan baik dalam sup, semur, salad, serta pizza.

2. Jamur crimini

Pula diketahui selaku: kala belum matang serta bercorak coklat, Agaricus bisporus bisa jadi diketahui selaku jamur Cremino, jamur Swiss brown, jamur Roman brown, jamur coklat Italia, jamur coklat klasik, ataupun jamur kastanye.

Criminis merupakan jamur portobello muda, pula dijual selaku baby portobello, serta mereka cumalah jamur kancing putih yang lebih matang. Jamur crimini serta jamur kancing putih dapat silih mengambil alih. Wujudnya seragam, namun ukurannya bisa jadi sedikit lebih besar serta rupanya lebih hitam: crimini mempunyai warna cokelat muda.

3. Jamur portobello

Jamur lapangan, ataupun jamur tutup terbuka. Jamur varietas ini selebar telapak tangan Kamu. Jamur portobello bertekstur padat serta mempunyai rasa yang kaya. Di Italia, mereka digunakan dalam saus serta pasta serta jadi pengganti daging yang lezat. Tidak hanya itu, bila Kamu mau pengganti roti bun, Kamu apalagi bisa memakai tutup datar jamur. Mereka sempurna buat dipanggang serta diisi.

4. Jamur shiitake

Shitake, Black Forest, Black Winter, Brown Oak, Chinese Black, Black Mushroom, Black Oriental, Forest Mushroom, Golden Oak, Donko.

Shiitake merupakan jamur yang berkembang paling utama di Jepang, Tiongkok, serta Korea, yang ialah salah satu alibi kenapa jamur ini begitu dominan dalam masakan Asia. Dalam bahasa Jepang, shiitake berarti jamur oak, namun dikala ini mayoritas shiitake dibudidayakan. Mereka mempunyai rasa serta aroma kayu yang ringan, sebaliknya rekan kering mereka lebih intens. Mereka gurih serta gendut serta bisa digunakan buat hidangan daging paling atas serta buat tingkatkan sup serta saus. Shiitake bisa ditemui baik fresh ataupun kering.

5. Jamur tiram

Pleurotus, tiram tumbuhan, sayap malaikat, pleurotte en huître, jamur abalone.

Jamur tiram merupakan spesies Pleurotus serta bisa ditemui di alam liar, berkembang di sisi tumbuhan. Dikala ini, mereka merupakan salah satu jamur yang bisa dimakan yang sangat universal dibudidayakan di dunia. Jamur terompet raja merupakan spesies terbanyak dalam genus jamur tiram.

Mereka gampang dimasak serta menawarkan rasa yang lembut serta manis. Mereka digunakan paling utama dalam tumisan ataupun tumis sebab senantiasa encer, sehingga hendak matang lebih menyeluruh daripada jamur yang lain.

6. Jamur enoki

Enokitake, enokidake, jamur futu, jamur masa dingin, jamur masa dingin, jamur jarum emas, ataupun jamur lily.

Jamur enoki ada fresh ataupun kalengan. Para pakar merekomendasikan buat komsumsi segar

spesimen enoki dengan tutup tegas, putih, berkilau, daripada yang mempunyai tangkai berdahak ataupun kecoklatan hendaknya dihindari. Mereka baik mentah serta universal dalam masakan Asia. Sebab renyah, mereka bertahan dengan baik dalam sup serta sesuai buat salad, namun Kamu pula dapat memakainya dalam hidangan lain.

7. Jamur chanterelle

Emas, kuning, chanterelle, jamur telur, girolle, pfifferling. Chanterelles merupakan salah satu spesies jamur liar sangat terkenal. Mereka bercorak oranye, kuning ataupun putih, berdaging serta berupa terompet. Sebab susah dibudidayakan, chanterelle umumnya mencari makan di alam liar. Mereka universal di banyak masakan Eropa, tercantum Prancis serta Austria, serta pula asli Amerika Serikat.

Sebagian spesies mempunyai bau buah- buahan, yang lain lebih berkayu, mempunyai aroma tanah, serta yang yang lain apalagi bisa dikira pedas. Mereka halus dalam rasa serta tekstur, sesuai digoreng ataupun ditumis dengan mentega, minyak ataupun krim. Kamu bisa memakainya selaku topping starter, bruschetta ataupun Kamu bisa menggabungkannya dengan telur. Mereka pula sesuai buat souffle, saus krim, sup, ataupun pasta.

Terdapat pula jamur trompet gelap yang diucap pula black chanterelle, horn of many, ataupun terompet orang mati. Terompet gelap mempunyai rasa berasap yang kaya serta nada jamur truffle gelap dikala dikeringkan.

8. Jamur porcini

Jamur Porcino, Cèpe, bolete, king bolete, borowik, jamur Polandia, Steinpilz, stensopp, ataupun penny bun.

Jamur berdaging mirip dengan portobello, porcini merupakan tipe jamur yang kerap digunakan dalam masakan Italia. Rasanya ditafsirkan semacam kacang serta sedikit gendut, dengan tekstur lembut semacam krim, serta aroma khas yang menegaskan pada adonan penunggu awal. Porcini fresh tidak gampang ditemui di Amerika Serikat, namun yang kering gampang dibangun kembali dengan merendamnya dalam air panas paling tidak sepanjang 15 menit saat sebelum dimasak bersama mereka. Mereka lezat ditumis dengan mentega, digiling jadi pasta, dalam sup, risotto, serta banyak hidangan yang lain. Mereka pula salah satu dari sedikit spesies jamur yang diasamkan serta dijual secara komersial.

9. Jamur Shimeji

Sebagian spesies yang dijual selaku jamur shimeji, tercantum buna- shimeji, serta bunapi- shimeji. Shimeji wajib senantiasa dimasak: ini bukan jamur yang baik buat disajikan mentah sebab rasanya yang agak getir. Rasa pahitnya lenyap seluruhnya dikala dimasak, serta rasa jamur berganti jadi sedikit semacam kacang. Ini merupakan salah satu tipe jamur yang sesuai buat masakan tumis, sup, semur, serta saus.

10. Jamur Morel

Dari seluruh tipe jamur, jamur khas ini mempunyai tampilan semacam sarang lebah pada tutupnya. Morel dihargai oleh juru masak gourmet, paling utama dalam masakan Prancis, sebab mereka luar biasa gurih serta lezat. Sebab kesusahan dalam budidaya, panen komersial morel liar sudah jadi industri bernilai jutaan dolar di belahan bumi utara yang beriklim lagi, spesialnya di Amerika Utara, Turki, Tiongkok, Himalaya, India, serta Pakistan, di mana jamur yang sangat berharga ini ditemui di kelimpahan.

Salah satu metode terbaik serta termudah buat menikmati morel merupakan dengan menumisnya lama- lama dengan mentega, kemudian membumbui dengan garam serta merica. Mereka sedikit kenyal serta rasanya lezat. Sediakan dengan daging serta unggas, ataupun tambahkan ke sup, ataupun isian pasta.